Daun di Musim Semi.
Apa kabar?
Daripada menjawab "Kabar baik."
Aku sepertinya akan lebih memilih untuk menjawab.
"Alhamdulillah, masih bisa bertahan."
Hidupku memang tak semenderita itu, tapi ada masa dimana aku merasa jauh tertinggal dan gagal.
Di umur 28 tahun ini kebanyakan orang lain sudah mapan bisa mewudujudkan mimpinya menjadi seorang profesional dan keliling dunia. Atau sudah hidup bahagia dengan pasangan hidupnya dan bersama-sama membangun keluarga impiannya.
Sedang aku seperti terombang-ambing, mungkin tidak benar-benar terombang-ambing karena ini sepenuhnya adalah pilihanku. Pilihanku untuk tak bermimpi dan menjalani hidup kemana takdir akan membawaku. Tak punya gairah dan ambisi, layaknya daun di musim semi.
Komentar
Posting Komentar