Hi, dimana ia?

ia menghilang bak ditelan bumi. sedikitpun tak meninggalkan jejak. apakah ia begitu membenci dunia? apakah ia bahagia hari ini? aku terus mengira tanpa mendapatkan jawaban.
tak bisakah ia muncul ke dunia? aku merindukannya. tidak perlu di dunia nyata, bertemu dengannya di dunia maya pun tak apa. tak apa juga bila ia muncul bersama orang lain yang kini mengisi harinya. setidaknya aku bisa tahu dan memastikan ia kini bahagia. aku ingin tahu seperti apa ia sekarang?
aku tahu kita memang tidak pernah ditakdirkan untuk bersama. tapi aku sungguh menyesal mengakhiri hubungan pertemanan ini. bisakah semua dimulai dari awal? bisakah aku tetap menjadi temanmu? bisakah kita saling membenci seperti dahulu? menyesal tak membuat rinduku mereda dan sia-sia.

doaku sekarang bukan untuk memilikinya. tapi untuk bisa melihatnya bahagia.

Komentar

Postingan Populer