Ketauhilah, tak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Waktu mengubah segalanya. Kalian tak membutuhkanku, begitupun aku. Aku bukanlah aku yang dahulu, begitupun kalian. Sulit juga bagiku untuk memberi tahu pada diriku sendiri bahwa kita sudah tak pada satu jalan yang sama. Biarkan kenangan itu menjadi memori yang hanya bisa untuk diingat. Ketahuilah, kawan. Kita tak akan pernah bisa seperti dahulu kembali sekeras apapun kita mencobanya. Takdir mempertemukan kita, jadi biarkan takdir juga yang menjauhkan kita. Aku tak pernah menghindar. Takdirlah yang menjauhkanku. Aku rindu. Sama sepertimu. Tapi takdir tak pernah mempertemukan kita pada waktu yang tepat. Jadi saat kalian rindu padaku, biarkan ingatan kalian melayang jauh ke masa lampau. Cukup ingatlah aku dengan cara seperti itu. Jika tak ada memori tentangku sedikit saja di ingatanmu, maka cukup biarkan namaku melekat di ingatanmu. Akupun akan melakukan hal sama, sungguh. Biarkan takdir yang akan membawa kita pada satu pertemuan yang tidak biasa. Kamu, jalankanlah hidupmu sebagaimana mestinya dan jadilah manusia hebat. Akupun begitu. Semoga kita saling menemukan jalan menuju puncak masing-masing. Waktu membuat kita terbiasa. Cukup saling mendoakan agar kita selalu dalam rasa syukur.



Kawanmu, yang juga merindukanmu.

Komentar

Postingan Populer